Showing posts with label massfood. Show all posts
Showing posts with label massfood. Show all posts

Friday, June 17, 2011

Suasana pagi di Hari Ke 2 after Grand Opening ALVIN'S Cake & Bakery

Solo 18 Juni 2011 , Suasana yang sangat cerah ... membiaskan optimisme team Store Officer ALVIN'S Cake & Bakery . Melewati hari pertama dengan luar biasa dpt di lihat dari rekap sales dan list pesanan yang ada .




Monday, June 21, 2010

Entitas personal yang terpisah menjadi Entitas baru , Company

Ada wilayah tehnis yang selalu membutuhkan guiding dan tools , dan ada juga hal hal yang lebih bersifat psikologis sehingga tentu saja membutuhkan sedikit sentuhan yang berbeda untuk merubah wacana personal kepada kesadaran atas sebuah visi dan misi perusahaan .

Merupakan sebuah wacana yang menarik bagaimana membangun sebuah environment yang terpolakan dengan budaya belajar , sehingga progresifitas teamwork akan terukur dan terarah .

Sebuah lingkungan kerja yang cukup menarik ketika pola guiding dan pembelajaran yang tercipta seolah muncul begitu saja , mengalir apa adanya , sehingga seluruh anggota teamwork sama sama merasa berperan dan antusias untuk menentukan solusi yang cantik dalam menyelesaikan tantangan pekerjaan .

Brain storming selalu akan membutuhkan sebuah seni tersendiri sehingga tidak hanya sekedar menjadi sebuah slogan yang klise dan menjemukan , dengan nice touching ... maka brain storming akan menjadi halus dan merangsang subsconscious mind untuk mengikuti pola pola guiding yang kita design yaitu goal company .

Source : ALVIN'S

Saturday, June 12, 2010

SDM Treatment & Development , Diklat manajerial dan simulasi NLP team management

12 Juni 2010 Team Management ALVIN'S - Massfood Mitra Sentosa mengadakan acara week end bersama di Tawangmangu selama dua hari , dengan inti acara adalah membuka wacana berbeda tentang dunia manajerial sebagai bentuk SDM treatment & development , serta simulasi NLP di dalam rangka memenangkan pasar di triwulan kedua . Pemahaman tentang mutu SDM karyawan dalam pendekatan manajemen mutu sumberdaya manusia (MMSDM) modern, dicermati sebagai upaya membangun pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif serta integral.

Karyawan tidak dipahami sebagai manusia yang memiliki ciri-ciri yang sama karena dalam kenyataan sifat mereka cenderung beragam dan karyawan tidak mampu bekerja sendiri tetapi harus bekerja sama. Karena itu pemahaman tentang karyawan dalam kerangka pengembangan organisasi yang utuh atau dengan pendekatan MMSDM moderen dicirikan oleh beberapa karakteristik baik dilihat dari sisi filosofi, orientasi, dan dimensi struktural.
Secara filosofis, pendekatan MMSDM modern memandang mutu SDM sebagai bagian dari kehidupan seseorang. Mutu sudah merupakan kebutuhan hidup seseorang. Dengan demikian, tiap kalangan manajemen dan karyawan dalam melakukan pekerjaannya selalu berorientasi pada mutu. Pemahaman tentang pentingnya mutu SDM dalam peningkatan kinerja karyawan dan organisasi, dengan demikian, seharusnya merupakan bagian integral dari visi dan misi organisasi dan bahkan budaya organisasi.
Pendekatan MMSDM modern berorientasi pada kepentingan perusahaan yang hasil akhirnya adalah dalam bentuk mutu produk yang akan berdampak pada kepentingan konsumen. Kebutuhan SDM yang bermutu sudah mulai dirancang sejak proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Mutu SDM harus memenuhi kualifikasi dari produk barang atau jasa yang akan dihasilkan. Selain itu harus disesuaikan dengan jenis, beban dan kualifikasi pekerjaan.

Pendekatan MMSDM moderen juga dicirikan oleh adanya kegiatan yang lebih berorientasi pada pencegahan penurunan mutu SDM dibanding kegiatan mendeteksi dan memperbaiki penurunan mutu SDM. Prinsipnya pencegahan lebih murah dibanding perbaikan. Dengan demikian pendekatan seperti ini akan mampu mengurangi biaya produksi.

Pendekatan MMSDM moderen membutuhkan sistem umpan-balik yang efektif dan bersinambung. Analisis hubungan mutu SDM dan kinerja karyawan serta kinerja perusahaan menjadi sangat penting dilakukan. Begitu pula evaluasi tentang keberhasilan, kekuatan dan kelemahan tiap program pengembangan mutu SDM perlu dilakukan secara terencana dengan baik. Disinilah komitmen manajemen puncak memiliki posisi sangat strategis dalam hal merumuskan kebijakan pengembangan mutu SDM demi kelangsungan hidup organisasi.

Tuesday, May 4, 2010

How To Be An Effective Team Member

Working on teams can be rewarding, but at times it can be difficult and downright frustrating. If there are poor communicators on your team, you may often feel left in the dark, confused or misunderstood. To create a successful team, effective communication methods are necessary for both team members and leaders. Even though some people understand their communication skills need improving, many aren't certain how to improve them. So, in the following article, we've outlined how to avoid some common team blunders as well as some helpful advice on how to be a better teammate or leader overall. Go… team!

If You're a Team Member
Communicate, Communicate,
Communicate
If you have a problem with someone in your group, talk to him about it. Letting bad feelings brew will only make you sour and want to isolate yourself from the group. Not only does it feel good to get it out, but it will be better for the team in the long run.

Don't Blame Others
People in your group lose respect for you if you're constantly blaming others for not meeting deadlines. You're not fooling anyone, people know who isn't pulling his weight in a group. Pointing the finger will only make you look cowardly. Group members understand if you have a heavy workload and weren't able to meet a deadline. Saying something like, "I'm really sorry, but I'll get it to you by the end of today." will earn you a lot more respect than trying to make it seem like it's everyone else's fault that you missed your deadline.

Support Group Member's Ideas
If a teammate suggests something, always consider it – even if it's the silliest idea you've ever heard! Considering the group's ideas shows you're interested in other people's ideas, not just your own. And this makes you a good team member. After all, nobody likes a know-it-all.

No Bragging
It's one thing to rejoice in your successes with the group, but don't act like a superstar. Doing this will make others regret your personal successes and may create tension within the group. You don't have to brag to let people know you've done a good job, people will already know. Have faith that people will recognize when good work is being done and that they'll let you know how well you're doing. Your response? Something like "Thanks, that means a lot." is enough.

Listen Actively
Look at the person who's speaking to you, nod, ask probing questions and acknowledge what's said by paraphrasing points that have been made. If you're unclear about something that's been said, ask for more information to clear up any confusion before moving on. Effective communication is a vital part of any team, so the value of good listening skills shouldn't be underestimated.

Get Involved
Share suggestions, ideas, solutions and proposals with your team members. Take the time to help your fellow teammates, no matter the request. You can guarantee there will be a time in the future when you'll need some help or advice. And if you've helped them in past, they'll be more than happy to lend a helping hand.

Monday, May 3, 2010

Sore hari mampir makan di WS Steak sambil diskusi soal perkembangan Area

Kondisi dan tuntutan sense of bisnis membuat kita fleksible di dalam meluangkan waktu untuk diskusi atas kondisi dan perkembangan serapan produk di area , dalam perjalanan pulang dari canvass kami berempat mampir ke WS Steak salah satu Rumah Steak yang cukup di kenal oleh masyarakat Solo yang berada di JL RM Said SOLO .

The Winner Team Tgl 2 Mei 2010 Outbond Ke Tlatar Boyolali













Setelah reviews dan sekaligus tutup buku periode April 2010 , Team Management Massfood Mitra Sentosa sengaja mengadakan kegiatan informal sambil rekreasi ringan ke rumah makan dan pemancingan TLATAR di daerah Boyolali .
Selain dalam rangka refreshing , secara informal juga kita bahas proses rencana ekspansi pengembangan area lebih lanjut sehubungan bertambahnya kelengkapan produksi dan canvassing di Massfood Mitra Sentosa , kedatangan unit armada Granmax baru serta unit produksi Oven membutuhkan konsentrasi khusus untuk melakukan perencanaan dan forecast atas semua kebutuhan operasional di dalam memenangkan pasar di area baru yang akan kita develop .

Wednesday, April 28, 2010

Streategic Planning 2010 sebagai target perusahaan selama periode berjalan di tahun 2010


Target atau Goal Company sebagai sebuah acuan dari sasaran yang hendak di raih , tentunya membutuhkan sebuah pembahasan dan perencanaan yang komprehensif . Mengacu pada kepentingan tersebut sejak strategic planning di awal bulan februari 2010 kemaren sebagai awal dari persiapan Massfood Mitra Sentosa mendevelop bisnisnya , telah menindaklanjuti pada proses berjalan dengan mengoptimalkan teamworking sebagai sebuah wacana koordinasi yang di perlukan di dalam sistem manajerialnya .

Thks for bussiness -

Sunday, April 25, 2010

The Total Score Of The 2010 ALVIN'S Assessment Based For Perfomance Excellence


Sertifikasi yang di lengkapi oleh HR&D untuk meningkatkan kinerja Management


Penilaian Kinerja Karyawan : Definisi, Tujuan dan Manfaat

Apa yang dimaksud dengan kinerja

Suatu penelitian telah memperlihatkan bahwa suatu lingkungan kerja yang menyenangkan sangat penting untuk mendorong tingkat kinerja karyawan yang paling produktif. Dalam interaksi sehari-hari, antara atasan dan bawahan, berbagai asumsi dan harapan lain muncul. Ketika atasan dan bawahan membentuk serangkaian asumsi dan harapan mereka sendiri yang sering agak berbeda, perbedaan-perbedaan ini yang akhirnya berpengaruh pada tingkat kinerja. Kinerja adalah hasil seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama.(Rivai & Basri, 2004: 14 ).


Apabila dikaitkan dengan performance sebagai kata benda (noun), maka pengertian performance atau kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu perusahaan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan secara legal, tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral dan etika. (Rivai & Basri, 2004:16. )

Penilaian kinerja sendiri memiliki beberapa pengertian yaitu:
1. Suatu sistem formal dan terstruktur yang mengukur, menilai, dan mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku, dan hasil, termasuk tingkat ketidakhadiran. Fokusnya adalah untuk mengetahui seberapa produktif seorang karyawan dan apakah ia bisa berkinerja sama atau lebih efektif pada masa yang akan datang, sehingga karyawan, organisasi, dan masyarakat semuanya memperoleh manfaat. (Schuler & Jackson, 1996:3)
2. Pencapaian tujuan yang telah ditetapkan merupakan salah satu tolak ukur kerja individu.

Menurut Robbins (1996) yang dikutip oleh Rivai dan Basri dalam bukunya yang berjudul performance apprasial, pada halaman 15 menyatakan bahwa ada tiga kriteria dalam melakukan penilaian kinerja individu yaitu:
(a) tugas individu.
(b) perilaku individu.
(c) dan ciri individu.


3. Dari beberapa pengertian kinerja di atas maka dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah suatu prestasi yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya, sesuai dengan standar kriteria yang ditetapkan dalab pekerjaan itu. Prestasi yang dicapai ini akan menghasilkan suatu kepuasan kerja yang nantinya akan berpengaruh pada tingkat imbalan.
Suatu kinerja individu dapat ditingkatkan apabila ada kesesuaian antara pekerjaan dan kemampuan. Kinerja individu sendiri dipengaruhi oleh kepuasan kerja. Kepuasan kerja itu sendiri adalah perasaan individu terhadap pekerjaannya. Perasaan ini berupa suatu hasil penilaian mengenai seberapa jauh pekerjaannya secara keseluruhan mampu memuaskan kebutuhannya. Dalam hal ini dibutuhkan suatu evaluasi, yang kemudian dikenal dengan penilaian kinerja.


Penilaian kinerja merupakan metode mengevaluasi dan menghargai kinerja yang paling umum digunakan. Dalam penilaian kinerja melibatkan komunikasi dua arah yaitu antara pengirim pesan dengan penerima pesan sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik. Penilaian kinerja dilakukan untuk memberi tahu karyawan apa yang diharapkan pengawas untuk membangun pemahaman yang lebih baik satu sama lain. Penilaian kinerja menitikberatkan pada penilaian sebagai suatu proses pengukuran sejauh mana kerja dari orang atau sekelompok orang dapat bermanfaat untuk mencapai tujuan yang ada.

Tujuan penilaian kinerja.
Schuler dan jackson dalam bukunya yang berjudul Manajemen sumber daya manusia edisi keenam, jilid kedua pada tahun 1996 menjelaskan bahwa sebuah studi yang dilakukan akhir-akhir ini mengidentifikasi ada dua puluh macam tujuan informasi kinerja yang berbeda-beda, yang dapat dikelompokkan dalam empat macam kategori, yaitu:

1. Evaluasi yang menekankan perbandingan antar-orang.
2. Pengembangan yang menekankan perubahan-perubahan dalam diri seseorang dengan berjalannya waktu.
3. Pemeliharaan sistem.
4. Dokumentasi keputusan-keputusan sumber daya manusia bila terjadi peningkatan.

Efektifitas dari penilaian kinerja diatas yang dikategorikan dari dua puluh macam tujuan penilaian kinerja ini tergantung dalam sasaran bisnis strategis yang ingin dicapai. Oleh sebab itu penilaian kinerja diintegrasikan dengan sasaran-sasaran strategis karena berbagai alasan (Schuler&Jackson ,1996 : 48), yaitu:
1. Mensejajarkan tugas individu dengan tujuan organisasi yaitu, menambahkan deskripsi tindakan yang harus diperlihatkan karyawan dan hasil-hasil yang harus mereka capai agar suatu strategi dapat hidup.
2. Mengukur kontribusi masing-masing unut kerja dan masing-masing karyawan.
3. Evaluasi kinerja memberi kontribusi kepada tindakan dan keputusan-keputusan administratif yang mempetinggi dan mempermudah strategi.
4. Penilaian kinerja dapat menimbulkan potensi untuk mengidentifikasi kebutuhan bagi strategi dan program-program baru.

Manfaat penilaian kerja
Manfaat penilaian kinerja bagi semua pihak adalah agar bagi mereka mengetahui manfaat yang dapat mereka harapkan. (Rivai & Basri, 2004:55)
Pihak-pihak yang berkepentingan dalam penilaian adalah:
(1) Orang yang dinilai (karyawan)
(2) Penilai (atasan, supervisor, pimpinan, manager, konsultan) dan
(3) Perusahaan.

Manfaat bagi karyawan yang dinilai
Bagi karyawan yang dinilai, keuntungan pelaksanaan penilaian kinerja adalah (Rivai&Basri,2004 :58), antara lain:
a. Meningkatkan motivasi.
b. Meningkatkan kepuasan hidup.
c. Adanya kejelasan standard hasil yang diterapkan mereka.
d. Umpan balik dari kinerja lalu yang kurang akurat dan konstruktif.
e. Pengetahuan tentang kekuatan dan kelemahan menjadi lebih besar.
f. Pengembangan tantang pengetahuan dan kelemahan menjadi lebih besar, membangun kekuatan dan mengurangi kelemahan semaksimal mungkin.
g. Adanya kesempatan untuk berkomunikasi ke atas .
h. Peningkatan pengertian tentang nilai pribadi.
i. Kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan pekerjaan dan bagaimana mereka mengatasinya.
j. Suatu pemahaman jelas dari apa yang diharapkan dan apa yang perlu untuk dilaksanakan untuk mencapai harapan tersebut.
k. Adanya pandangan yang lebih jelas tentang konteks pekerjaan.
l. Kesempatan untuk mendiskusikan cita-cita dan bimbingan apa pun dorongan atau pelatihan yang diperlukan untuk memenuhi cita-cita karyawan.
m. Meningkatkan hubungan yang harmonis dan aktif dengan atasan.

Manfaat bagi penilai (supervisor/manager/penyelia)
Bagi penilai, manfaat pelaksanaan penilaian kinerja (Rivai&Basri, 2004 : 60) adalah;
a. Kesempatan untuk mengukur dan mengidentifikasikan kecenderungan kinerja karyawan untuk perbaikan manajeman selanjutnya.
b. Kesempatan untuk mengembangkan suatu pandangan umum tentang pekerjaan individu dan departemen yang lengkap.
c. Memberikan peluang untuk mengembangkan sistem pengawasan baik untuk pekerjaan manajer sendiri, maupun pekerjaan dari bawahannya.
d. Identifikasi gagasan untuk peningkatan tentang nilai pribadi.
e. Peningkatan kepuasan kerja .
f. Pemahaman yang lebih baik terhadap karyawan, tentang rasa takut, rasa grogi, harapan, dan aspirasi mereka.
g. Menigkatkan kepuasan kerja baik terhadap karyawan dari para manajer maupun dari para karyawan.
h. Kesempatan untuk menjelaskan tujuan dan prioritas penilai dengan memberikan pandangan yang lebih baik terhadap bagaimana mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada perusahaan.
i. Meningkatkan rasa harga diri yang kuat diantara manajer dan juga para karyawan, karena telah berhasil mendekatkan ide dari karyawan dengan ide para manajer.
j. Sebagai media untuk mengurangi kesejangan antara sasaran individu dengan sasaran kelompok atau sasaran departemen SDM atau sasaran perusahaan.
k. Kesempatan bagi para manajer untuk menjelaskan pada karyawan apa yang sebenarnya diingikan oleh perusahaan dari para karyawan sehingga para karyawan dapat mengukur dirinya, menempatkan dirinya, dan berjaya sesuai dengan harapan dari manajer.
l. Sebagai media untuk menigkatkan interpersonal relationship atau hubungan antara pribadi antara karyawan dan manajer.
m. Dapat sebagai sarana menimgkatkan motivasi karyawan dengan lebih memusatkan perhatian kepada mereka secara pribadi.
n. Merupakan kesempatan berharga bagi manajer agar dapat menilai kembali apa yang telah dilakukan sehingga ada kemungkinan merevisi target atau menyusun prioritas kembali.
o. Bisa mengidentifikasikan kesempatan untuk rotasi atau perubahan tugas karyawan.

Manfaat bagi perusahaan
Bagi perusahaan, manfaat penilaian adalah, (Rivai&Basri, 2004 : 62) antara lain:
a. Perbaikan seluruh simpul unit-unit yang ada dalam perusahaan karena:
1) Komunikasi menjadi lebih efektif mengenai tujuan perusahaan dan nilai budaya perusahaan.;
2) Peningkatan rasa kebersamaan dan loyalitas;
3) Peningkatan kemampuan dan kemauan manajer untuk menggunakan keterampilan dan keahlian memimpinnya untuk memotivasi karyawan dan mengembangkan kemauan dan keterampilan karyawan.
b. Meningkatkan pandangan secara luas menyangkut tugas yang dilakukan oleh masing-masing karyawan;
c. Meningkatkan kualitas komunikasi;
d. Meningkatkan motivasi karyawan secara keseluruhan;
e. Meningkatkan keharmonisan hubungan dalam pencapaian tujuan perusahaan;
f. Peningkatan segi pengawasan melekat dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh setiap karyawan;
g. Harapan dan pandangan jangka panjang dapat dikembangkan;
h. Untuk mengenali lebih jelas pelatihan dan pengembangan yang dibutuhkan;
i. Kemampuan menemu kenali setiap permasalahan;
j. Sebagai sarana penyampaian pesan bahwa karyawan itu dihargai oleh perusahaan;
l. Budaya perusahaan menjadi mapan. Setiap kelalaian dan ketidakjelasan dalam membina sistem dan prosedur dapat dihindarkan dan kebiasaan yang baik dapat diciptakan dan dipertahankan. Berita baik bagi setiap orang dan setiap karyawan akan mendukung pelaksanaan penilaian kinerja, mau berpartisipasi secara aktif dan pekerjaan selanjutnya dari penilaian kinerja akan menjadi lebih baik;
m. Karyawan yang potensil dan memungkinkan untuk menjadi pimpinan perusahaan atau sedikitnya yang dapat dipromosikan menjadi lebih mudah terlihat, mudah diidentifikasikan, mudah dikembangkan lebih lanjut, dan memungkinkan peningkatan tanggung jawab secara kuat;
n. Jika penilaian kinerja ini telah melembaga dan keuntungan yang diperoleh perusahaan menjadi lebih besar, penilaian kinerja akan menjadi salah satu sarana yang paling utama dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

Source Article : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/penilaian-kinerja-karyawan-definisi.html

Saturday, April 24, 2010

Ujung tombak pendobrak market yg memiliki support tinggi


Team pendobrak area ... tiga orang marketing support yang telah menggebrak area dengan prestasi prima , Om LANDHUNG , Om AGUNG , Om TUWUH .

Trio yang telah berhasil mensupport pemenangan pasar dan area dengan sepak terjang yang luar biasa yang pantas di acungi jempol .

Tiga personel yang menjadi andalan ALVIN'S Cake & Bakery - Massfood Mitra Sentosa .

Salam hormat untuk mereka yang setia pada kerja keras dan kejujuran .

Merasa nyaman dengan environment yang men-support entrepreunership

Nggak terasa sekian lama experience saya dalam menggeluti pekerjaan dari satu persahaan ke perusahaan yang lain telah membuat saya belajar banyak hal tentang dunia profesional , dan pada pijakan yang ke sekian ... justru di perusahaan yang saat ini saya geluti , saya benar benar merasa bisa secara optimal belajar menjadi seorang entrepreuner dengan leluasa .


Meski baru beraktifitas seumur jagung perusahaan yang kami rintis ( saya bersama The Winner Team ) bersama , ALVIN'S Cake & Bakery - Member Of Massfood Mitra Sentosa , di tempat inilah saya temukan sebuah wacana yang berbeda , environment yang sangat men-support saya menjadi lebih bersemangat untuk mengembangkan potensi diri dengan mempelajari value profesionalitas yang sesungguhnya .


Di sini , kami berkesempatan untuk melakukan pendewasaan di dalam memahami sebuah proses dan alur bisnis secara detail , karena di dalam jajaran management kami sangat di dukung untuk mampu mengembangkan jiwa entrepreunership yang sesungguhnya .
Salam hormat untuk mereka yang setia pada kerja keras dan kejujuran .
Diana Dwi Indriyaningtyas

Tuesday, April 20, 2010

Kejar Goal Company dulu nih , biar akhir tahun bisa jalan jalan ke Bali

Sesuai strategic plan awal tahun kemarin , kami bekerja keras untuk meraih goal company . Banyak hal yang telah kami persiapkan mengacu kepada optimizing dan efisiensi . Gud Luck .... semoga rencana liburan akhir tahun bisa terealisir .

The Winner Team - ALVIN'S Cake & Bakery Members Of Massfood Mitra Sentosa



The Winner Team - Mereka yang telah berhasil memerdekakan dirinya sendiri serta mencoba untuk berprestasi dengan menghargai semua pembelajaran yang berharga di masa lalu , selalu membuka diri terhadap kemajuan arus perkembangan dan informasi .... Learning - Progress - Change

Kompetisi Yang Sehat Di Lapangan adalah sebuah kedewasaan dalam profesionalitas

Ritme yang sangat dinamis di dalam handeling serapan pasar atas produk , mau tak mau membutuhkan perhatian serius dengan optimizing beberapa strategi dan perencanaan kerja lainnya .
Memantau kondisi lapangan terkadang terkejut bahkan jengah dengan perilaku personal dari para kompetitor , mulai dengan black champaign dan tindakan yang jauh dari etika profesional , meskipun akhirnya kita sadari bahwa memang nggak fair juga kalau kita memaksa orang lain untuk bisa berlaku fairplay dan menjaga permainan yang sehat , toh itu adalah cerminan profesionalitas kita masing masing kok .
Menjadi dewasa dan matang di lapangan itu wajib , sehingga treatment atas sebuah relationship dapat terjaga dan menciptakan suatu hubungan mutualisme yang saling memberikan keuntungan timbal balik antara kita dengan outlet .
Sedikit pesan untuk Team Force Sales ALVIN'S , tolong jaga profesionalitas kalian di lapangan , tetap jaga motivasi masing masing dan team , ingatlah bahwa kita membawa sebuah misi besar sebagai sebuah Excellent Individual dan Excellent Team .
My Best Regard's - Khosyiin Hussein

Learning - Progress - Change , Maju dan berkembang adalah sebuah pilihan

Temanku keluarga besar Massfood Mitra Sentosa , salam sejahtera untuk anda sekeluarga .
Maju dan berkembang adalah sebuah pilihan , hingga detik ini kita telah membuktikan bahwa ketika kita memutuskan untuk setahap lebih maju dan selangkah lebih berkembang , maka cukup banyak hal yang harus kita persiapkan . Kesiapan mental , kesadaran untuk selalu membuka diri serta kearifan di dalam menyikapi semua peristiwa adalah kunci pertama di mana kita akan dapat memaknai semua perjuangan ini sebagai sebuah anugerah .
Hargailah potensi diri anda , maka potensi diri anda akan lebih menghargai anda , siapapun yang tidak mensuport diri kita untuk menjadi lebih baik , maka abaikanlah ... karena masih banyak orang orang di sekitar kita yang pasti mensuport sikap kita .
Memang berat melihat tantangan di depan kita , namun akan lebih terasa berat ketika kita mulai kehilangan semangat dan motivasi untuk meraihnya . Jangan pernah berharap semua akan datang begitu saja seolah tiba tiba jatuh dari langit , karena setiap kesuksesan pasti membutuhkan coretan coretan kecil prestasi kita .
Salam hormat untuk mereka yang setia pada kerja keras dan kejujuran .

Mbak Citra SPV , yang berpengalaman hampir di semua area dengan relationship yang tidak di ragukan lagi

Mbak Citra SPV , yang berpengalaman hampir di semua area dengan relationship yang tidak di ragukan lagi terhadap outlet outlet kami , kinerjanya cukup attractive memacu semangat team yang lain .
Saat ini Mbak Citra sedang melakukan mapping Area Timur hingga ke kediri dalam persiapan untuk ekspansi area hingga ke wilayah Jawa Timur .
Sosok yang periang dan sangat familiar ini sangat akrab ketika ber-interaksi dengan owner outlet outlet kami , bahkan juga di kenal sebagai sosok marketing yang sangat ramah .
Have a nice day .....

Bolu Krumpul pesanan khusus dari area magelang yang overload di musim hajatan bulan ini

Moment bulan april ini ALVIN'S Cake & Bakery sibuk memenuhi pesanan khusus dari area Magelang , Bolu Krumpul roti tradisional yang sangat di minati orang untuk memenuhi acara hajatan dan sebagai buah tangan , di dalam budaya masyarakat kita telah lama terbiasa untuk memberikan buah tangan di setiap acara hajatannya .


ALVIN'S Cake & Bakery yang memiliki spesifikasi produk di Roti Mandarin , khususnya bulan april ini terpaksa baker kami sampai kewalahan untuk mensuplai permintaan pasar dengan pesanan khusus ini .

Sunday, April 18, 2010

Mbak Citra asyik diskusi dan meng-info perkembangan area dengan Ibu Eni Susanti

Perkembangan area yang memerlukan penanganan strategis sering menjadi bahan diskusi dan obrolan di antara team khususnya di sore hari ketika team sales pulang dari canvassing mereka . Dengan sering melakukan hal tersebut di harapkan pihak management akan selalu update dengan perkembangan yang terjadi di area , nampak Mbak Citra team sales dari ALVIN'S - Massfood Mitra Sentosa sedang asyik berdiskusi dengan Ibu Eni Susanti .

My Blog List

Mario Teguh's Notes